Rabu, 24 April 2013

Observasi PSDM Mengenai Badan Usaha " Vie Bakery "

Tugas Observasi Badan Usaha
"Vie Bakery"





 Nama : Putri Dwi Safitri        ( 121 024 247 )



TEKNOLOGI PENDIDIKAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA





KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya maka penulisan laporan kegiatan observasi badan dengan judul : Laporan Observasi Badan Usaha Vie Bakery  ini selesai dengan baik.
Kami mengucapkan terima kasih kepada dosen mata kuliah Pengembangan Sumber Daya Manusia yang telah membantu kami dalam penulisan makalah ini.
Laporan ini memuat hasil-hasil observasi tentang cara pendirian badan usaha “Vie Bakery”, cara pengelolahan , beserta perangkat-perangkat yang ada didalamnya.
Kami mohon maaf apabila ada kesalahan dalam pengetikan dan penggunaan ejaan. Oleh karena itu, penyusun mohon kritik dan saran demi kesempurnaan laporan ini. Semoga laporan ini bermanfaat bagi penyusun khususnya dan pembaca.


Surabaya,  Maret 2013

Penyusun






DAFTAR ISI

I. ORGANISASI
            A. Deskripsi
            B. Struktur Organisasi
            C. Analisa


II. PROFESI
            A. Deskripsi
            B. Analisa

III. KARIR
A. Perencanaan Karir Individu
B. Penilaian Kinerja 1
C. Penilaian Kinerja 2
D. Pengembangan SDM
E. Program pelatihan dan Pengembangan
F. Mengapa PSDM?
G. Analisa Pencanaan Karir

IV. KESIMPULAN
A. Laporan Observasi
B. Kesimpulan
PENUTUP


I. ORGANISASI

A. DESKRIPSI

            Vie Bakery, adalah sebuah badan usaha yang bergerak dalam bidang jasa, yang memproduksi roti, kue tart, kue tradisional dan jenis kue lainnya. Toko ini berdiri pada awal tahun 2011 yang dikelolah oleh Vivi Oktaviani (Surabaya, 05 oktober 1975) dengan modal awal sekitar Rp.75.000.000,- (Tujuh puluh lima juta rupiah ) dan memiliki 4 orang pegawai yang berkerja sesuai bidang keahlian masing-masing.  Toko Vie Bakery memproduksi lebih dari 20 jenis roti diantaranya, roti keju, pisang cokelat, coffe buns, butter cream,roti strawberry, pandan srikaya, long mayo, butter caramel, raisin milk,  choco twist, roti pizza, roti kismis, chiffon, roll cake, donat, roti manis, dan lain jenis roti lainnya serta beberapa jenis kue tart, kue kering  dan cup cake.  Vie bakery memproduksi sekitar 200 roti perharinya atau bahkan lebih, tergantung dengan pesanan.  Selain bisa menerima pesanan berbagai jenis roti, Vie Bakery juga menerima pesanan kue tradisional dan kue-kue perayaan untuk hari  besar seperti natal dan paskah. Vie bakery hanya memiliki satu stand saja yang letaknya di jalan Lidah Wetan no.35 dan memiliki satu rumah produksi yang terletak di JL. Perumahan Permata Safira blok F3 no.10, Surabaya , Untuk system kerja di Vie Bakery, proses produksi dilakukan mulai dari pukul 04.00-14.00 atau bahkan lebih, tergantung dengan pesanan yang ada.  Sedangkan pengoperasian toko, toko dibuka mulai dari pukul 07.00-22.00 WIB..

B. STRUKTUR  ORGANISASI







C. ANALISA
Dalam system organisasi badan usaha ini pemilik Vie Bakery tidak hanya berperan sebagai pemilik, tapi juga ikut serta dalam proses produksi dan pemasaran, sehingga semua proses dapat terkontrol dengan baik dan benar-benar di bawah pengawasan. Ini merupakan suatu kelebihan yang jarang dilakukan oleh pemilik badan usaha lainnya. Untuk kebersihan dan keamanan dari pembuatan, Roti Vie bakery ini juga terdaftar oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Surabaya, sehingga tidak perlu diragukan kualitas mutunya.



II. PROFESI
A. DESKRIPSI
Setiap karyawan yang bekerja pada Vie Bakery bertanggung jawab atas pekerjaanya masing-masing dan saling membantu satu sama lain apabila memang dibutuhkan.  Sehingga mereka diharapkan dapat menguasai segala bidang profesi yang ada  di Vie Bakery.
            Vie Bakery memiliki satu stand yang terletak di daerah jalan raya lidah wetan dan memiliki Rumah produksi yang terletak di Perumahan Permata Safira Regency blok F3 No.10, Surabaya yang bertempatan satu rumah dengan pemilik Vie Bakery. Penempatan antara toko dan rumah produksi tersebut berbeda karena pemilik lebih mudah untuk mengawasi dan menjangkau setiap pekerjaan yang dilakukan oleh setiap karyawannya.
            Untuk hubungan kerja Pemilik Vie Bakery tidak menginginkan adanya hubungan kerja antara pihak lain, dikarenakan takut adanya kesalahpahaman antara partner. Hal ini dikatakan karena beliau pernah memiliki pengalaman kesalahpahaman dengan partner sebelumnya.
Spesifikasi kerja pada Vie bakery ini sendiri tergantung pada profesi kerjanya , antara lain :

Admin
1.      Pernah bekerja sebagai admin
2.       minimal SMK ( Jurusan Administrasi Perkantoran, Akutansi, dll )
3.       Usia maksimal 30 Tahun

Penjual
1.      Tanggung jawab
2.      Mampu menawarkan penjualan
3.      Pendidikan Min imal SMK ( Semua Jurusan )
4.      Usia maksimal 30 Tahun

Produksi
1.      Ulet
2.      Suka memasak
3.      Cekatan
4.      SMK ( Semua Jurusan )
5.      Maksimal 35 Tahun



B. ANALISA :
Ketentuan profesi kerja pada Vie Bakery yakni setiap karyawan berpendidikan minimal Lulusan SMK , karena SMK Lebih mudah untuk dapat menerima segala instruksi dari pemilik, dan lulusan SMK sendiri telah diajarkan pelajaran praktek oleh pihak sekolah. Karyawan juga dihimbau untuk dapat bekerja sama antara pegawai satu dengan lainnya serta cekatan dalam melakukan produksi pembuatan roti. Karena untuk produksi sendiri pemilik mengharapkan karyawan dapat memasak.
Pemilik tidak memiliki hubungan kerjasama dengan instansi lain, hal ini dikarenakan pemilik pernah mempunyai pengalaman yang menimbulkan kesalahpahaman.



III.  KARIR

A. Perencanaan Karir Individu
Untuk perencanaan karir individu pada  Vie Bakery memiliki 3 bidang ahli yaitu admin, penjual serta produksi. Dan dari ketiga ahli tersebut pendidikan, pengalaman, dan harapan kerja dari karyawan tersebut sangat berpengaruh untuk mendukung dalam kemajuan Vie Bakery agar dapat mencapai tujuan serta kemampuan karyawan dalam menekuni pekerjaan dalam bidangnya masing-masing.  Vie Bakery lebih mengutamakan kemampuan yang dimiliki setiap individu agar dapat memenuhi tugas yang diberikan dengan sebaik mungkin.


B. Penilaian Kinerja 1
Di setiap bidang yang ditekuni, pemilik badan usaha menerapkan standar-standar khusus yang harus dimiliki oleh para karyawannya. Misalnya untuk proses produksi, karyawan harus mahir dalam membuat roti tesebut sesuai standart roti Vie Bakery baik dalam bentuk,rasa dan kualitasnya.
Proses penilaian kinerja karyawan dilakukan oleh pemilik Vie Bakery sendiri.Mulai dari admin dan proses pembuatan roti serta karyawan yang bertugas untuk memasarkannya.
Untuk setiap karyawan yang masuk akan di training selama dua bulan agar dapat menjadi karyawan tetap dan dalam masa training karyawan akan diajarkan tatacara pembuatan roti serta macam-macam roti yang akan dibuat.

C. Penilaian kinerja 2
Pemilik Vie Bakery dapat menilai kinerja karyawannya berdasarkan :
-          Ketekunan karyawan
-          Kedisiplinan karyawan
-          Kebersihan karyawan
-          Kejujuran karyawan

D. Pengembangan SDM

Dalam waktu dekat ini pemilik Vie Bakery memiliki rencana untuk memasarkan produknya secara online serta menawarkannya melalui brosur kepada instansi-instansi atau kantor tertentu dalam pengembangan badan usahanya, dan untuk kedepannya pemilik Vie Bakery juga ingin berniat untuk membuka tempat kursus pembuatan roti, sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian dalam bidang pembuatan roti. 

E. Program pelatihan dan Pengembangan

Dengan adanya program pelatihan pada saat awal perekrutan karyawan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, kemampuan, kinerja setiap karyawan yang bekerja di Vie Bakery.  Serta dengan adanya rolling pekerjaan, diharapkan setiap karyawan yang bekerja di Vie Bakery bisa menguasai semua bidang yang ada di Vie Bakery. Sehingga setiap individu tidak hanya menguasai satu bidang pekerjaan yang ditekuninya saja, tapi juga bidang-bidang lainnya.

F. Mengapa PSDM?

·         PSDM ada karena kemampuan yang dimiliki manusia perlu dikembangkan untuk terbentuknya suatu organisasi yang kemudiaan dari suatu organisasi tersebut akan tercipta suatu lapangan pekerjaan yang juga akan memafaatkan sumber daya manusia  yang ada, dan adanya suatu lapangan pekerjaan tersebut maka akan dibutuhkan seorang pekerja untuk bidang yang dibutuhkan tersebut.  Dan dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi komunikasi diharapkan sumber daya alam yang tebentuk dapat lebih dikembangkan  demi terciptanya manusia yang aktif dan produktif.

G. Analisa Pencanaan Karir

Pemilik Vie Bakery ingin usahanya berkembang dan usahnya mampu dikenal secara luas disetiap wilayah Surabaya dan sekitarnya,Apabila uasahanya semakin berkembang Vie Bakery berharap bisa membuka tempat untuk kursus pembuatan segala macam roti baik cake maupun kue tradisional.Serta menambah karya inovasi untuk  pembuatan roti baru.



IV.KESIMPULAN

A. Laporan Observasi

Dari hasil observasi yang telah kelompok kami lakukan, badan usaha Vie Bakery ini sebenarnya merupakan sebuah peluang usaha yang sangat ramai dalam  pemasarannya di masyarakat. Namun kurangnya minat si Pemilik untuk mempromosikan roti dari hasil produksi yang telah dibuat sehingga kurang dikenal oleh kalangan masyarakat. Saran kami , jika dikaitkan antara PSDM dengan peran TP sendiri, maka kami akan lebih mempromosikan hasil produksi dari Vie Bakery melalui sebuah web penjualan, serta membuat sebuah brosur / slogan agar lebih dikenal oleh kalangan masyarakat Jawa Timur bakhan dari Luar Jawa Timur dan dikenal oleh masyarakat luar.

B. Kesimpulan

Badan usaha rumahan seperti  Vie Bakery ini sangat menguntungkan, karena tidak memerlukan lahan yang besar, dan kekonsistensian dalam mempertahankan kualitas produk–produknya sehingga akan membuat badan usaha ini menjadi lebih berkembang dan nantinya pasti dapat menampung sumber  daya manusia yang ada.Dan dengan perkembangnya,Vie Bakery akan merencanakan penambahan inovasi dalam beraneka macam roti maka Vie Bakery membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kualitas atau kemampuan dalam bidang produksi roti.




PENUTUP

Demikian yang dapat kami paparkan mengenai laporan observasi terhadap badan usaha “Vie Bakery”, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan observasi ini. Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman sudi memberikan kritik dan saran yang membangun.
Semoga laporan observasi ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.
 

Blogger news

Blogroll

About